Kamis, 29 Juli 2010

Lunatic's Words ( III )

Kuresapi
Kata yang terbisik
Tak berbelit
Aku tak dibuatnya pusing

Bukan kalimat panjang
Bukan syair indah
Tapi mendengarnya,
Senyumku kembali terpasang

Kau sentuh hati
Yang sempat pedih
Untuk ini,
Terima kasih

10 Juli 2010

(Tulisan ini khusus didedikasikan kepada ’seseorang’ yang telah mengubah hidup saya. Terima kasih)

Lunatic's Words ( II )

Ucap saja, kan kudengar
Lelah memang
Tapi inilah untuk apa aku ada
Benar kan ?
Hidupku untuk ini semua
Tak perlu ada sesal,
yang mengganjal
Aku bahagia karenanya
Hanya kadang,
Aku juga ingin didengar

10 Juli 2010

Lunatic's Words ( I )

Aku takut menghadapi hari esokku
Aku takut menemui aral di depanku
Aku takut aku tak mampu teruskan langkahku
Aku takut tak bisa bangun saat ku jatuh
Aku takut ’lukanya’ tak kan sembuh
Aku takut kau tak di sana, untukku

10 juli 2010

Something Rare !

27 Juli 2010

Hmm..hari ini tanggal 27 Juli, tapi saya tak akan menceritakan segala sesuatu yang terjadi hari ini. But I’ll tell ya bout something weird on 10th July 2010. hehehe.

Jadi ceritanya, hari itu saya mengalami hal yang tak pernah terduga sebelumnya, sama sekali tak terduga. Saya senang sekali ! Kata ‘sekali’ itu sebenarnya belum cukup untuk menggambarkan perasaan saya saat itu. That was the great day ! You know why ?
Hari itu, saya tidur seperti biasanya. Paginya, saya bangun dengan senyum mengembang di wajah saya. I had an awesome dream that night. Saya bertemu dengan seseorang yang tak pernah terpikir di kepala saya akan berada di depan saya. Itu mustahil ! Guess who ? Seorang yang saya idolakan *sangat*. !hahahaha. Beruntung banget saya bisa mimpi kayak gitu.

Jujur, mimpi saya waktu itu aneh banget. Dan sampai sekarang, saya tak bisa melupakannya, dan tak ingin. Hehehe.

Cerita utuhnya :
Ceritanya, saya dan temen-temen (saya nggak tahu. Pokoknya orang-orang yang di mimpi itu bukan orang yang saya kenal) ada acara di luar sekolah. Nah, di perjalanannya aja, udah terasa sangat aneh. Jadi waktu itu kita semobil sama bule-bule (gak jelas banget mimpinya). Then, setelah kita sampai, ada hal buruk menimpa saya. Jadi waktu itu ceritanya sandal saya hilang. Sehingga begitu sampai di tempat itu (macam sekolah, tapi nggak mirip sekolah.hehehe. Ya gitulah pokoknya), saya langsung jalan menuju sebuah toko berharap bisa membeli sepasang sendal. Tempatnya kok nggak asing ya, saya ngerasa pernah ke sana sebelumnya (tapi nggak tahu di mana). Lah...kesialan kembali terjadi di sana. Pas saya mencari lembar-lembar kertas di kantong saya, yang ada hanya satu lembar kertas berwarna coklat bertuliskan angka 5000. Hmm... nggak jadi beli sendal, malah beralih ke bagian makanan. Nah, karena uang yang terbatas, saya coba mencari cemilan yang murah meriah, dan akhirnya saya menemukan wafer Tango. Anehnya, tango ukuran kecil (paling kecil) itu satu setnya ada 2.hehehe(namanya juga cuma mimpi). And you know what ? ”satu” tango itu dihargai 12.500, sehingga kalau saya beli satu set saja, maka saya harus membayar 25.000. Padahal kan satu kemasan tango yang kecil itu harganya 1000 rupiah (kalau di dunia nyata.hehehe). Putus asa, saya kembali lagi ke tempat persinggahan yang mirip sekolah tadi.
Di sinilah moment bersejarah itu terjadi :
Saya berdiri di dekat sebuah pintu (di luar ruangan). Beberapa detik berbincang dengan teman saya (gak tahu siapa). Kemudian saya menyadari bahwa seseorang sedang berada di depan saya (persis di depan saya), dia adalah seorang cowok, dengan kaos berwarna hitam, dia sedang memainkan gitar (ini dilakukan tepat di depan saya, sekali lagi tepat di depan saya). Hahaha. Dialah Frank Iero ! Saya kaget...sangat kaget. Kok bisa ya ? Lalu, sebagai seorang MCRmy, saya minta tanda tangannya (hahahaha), terus saya sok-sokan pake bahasa Inggris (padahal bahasa saya amburadul sekali) menanyakan siapa yang bakal nge-replace Bob Bryar. Terus dianya juga menjawabnya dengan cukup antusias ”Chris bla...bla...bla...” Saya gak tahu habis kata Chris itu lanjutannya apa *nyesel*. Aneh ! Chris itu siapa coba ? hahaha

Kemuadian, saya membuka mata. Sudah pagi ternyata. Sampai saat ini masih bertanya-tanya, Chris itu siapa ? Apa bener dia yang bakal menggantikan posisi Bob ? Entahlah. Mimpi yang aneh. Tapi saya benar-benar bersyukur hari itu. Meskipun hanya Frank yang muncul, hahaha (padahal penginnya semuanya ikut. Mikey, Gee, Ray, Bob, bahkan Matt.hehe). Makasih ya Allah...telah memberi saya mimpi seperti itu...
: )

Jumat, 23 Juli 2010

IMCRD !

Happy International My Chemical Romance Day....!

23 Juli 2010

Minggu, 18 Juli 2010

I'm Coming Back

Setelah lama tidak berkutat dengan internet, akhirnya hari ini ada waktu juga.haha
Selama seminggu ini, saya musti mengikuti MOS yang begitu 'membosankan' dengan kegiatan-kegiatan yang monoton. *tersiksa*

Berangkat pagi, pulangnya siang menjelang sore. Hmm... dan blog ini menjadi blog yang tidak terurus. Bingung saya mau cerita soal apa. MOS a.k.a Masa Orientasi Siswa ? Haaahhh...tidak berminat saya bercerita tentang hal itu. Karena terlalu membosankan untuk diceritakan, hahaha.

Ehm, ingin mencoba hal baru yang menurut saya sulit untuk dilakukan dan terkesan mustahil untuk saya lakukan. Tapi, harus dicoba ! *mulai ngomong kagak jelas*

Oh iya, seragam SMA saya sudah jadi. Dan kemarin saya coba, mengecewakan. Saya lebih suka seragam SMP ! Haaahhh...kelihatan tua pake putih abu-abu. Mana rok-nya panjang, tidak terlalu nyaman untuk saya. Hmm...harus nurut aturan sekolah ding *hahaha*.

Kenapa ya, ada rasa 'keterpaksaan' di dalam hati saya untuk 'sekolah' ? *aneh*
Apa ada yang merasakan hal yang sama dengan saya ?
Kenapa saya gak doyan banget sama yang namanya sekolah ?
Saya sendiri nggak bisa jawab pertanyaan itu.
Saya suka belajar, meskipun nggak rutin, tapi paling nggak saya masih punya kesadaran untuk belajar. Tapi kalau harus sekolah dari jam 7 sampai sekitar jam 2 kok rasanya saya nggak ikhlas *hehehe*. Ini sudah lama saya rasakan, tapi baru terluapkan sekarang *lega*.

...tidak suka sekolah...

Kamis, 01 Juli 2010

Lamentations ( II ) - The Useless Advices

Tadi malam disidang lagi. Entah saya salah apa. Saya hanya diam, dan sesekali melontarkan senyum kepada mereka semua.

Apa yang mereka katakan tadi malam, sudah acap kali saya dengar sebelumnya. Dan mereka masih belum bosan untuk mengulanginya lagi. Sayangnya, saya sudah sangat bosan dengan advis-advis mereka yang menjurus pada sebuah ”perubahan” yang sama sekali tidak saya inginkan.

Ketika saya merespon keinginan mereka tanpa perubahan, bukankah seharusnya mereka sadar bahwa saya memang ”tak ingin” berubah apalagi diubah. Lagipula, ini terjadi tak hanya sekali. Tapi sampai sekarang saya belum menemukan pengertian mereka tentang hal ini, tentang ”saya”. Siapapun saya, bagaimanapun saya, atau apapun saya, saya tetap akan seperti ini.

Saya tahu apa yang mereka inginkan dari saya, karena mereka selalu mengingatkan itu pada saya tiap waktu. Tapi saya tak pernah mau menjadi ”seseorang yang mereka inginkan”, saya akan menjadi saya yang seperti ini. Kalau memang tak suka dengan saya yang ”sulit diubah”, kenapa tak mencari orang yang sesuai dengan keinginan mereka tanpa memberikan paksaan kepada saya untuk merubah diri.

Mereka mengatakan ini kepada saya :
”Kerjakan hal-hal yang jelas, yang pasti, dan yang kamu bisa saja.”
Meskipun dengan komposisi kata yang berbeda, tapi saya yakin kutipan di atas sama maknanya dengan ucapan mereka saat itu. Saya tak menjawabnya dengan sepatah kata pun, karena sepantasnya saya menghormati mereka.

Saya hanya berkata dalam hati :
”Justru saya ingin mencoba semua hal untuk mencari tahu apa yang saya bisa.”

Cukup sulit berada di posisi saya. Saya tak tahu apa yang akan saya hadapi nanti, atau esok hari. But I’ll survive. Kalian pikir ini berlebihan, tapi sebenarnya tidak. Kalau saja ada yang mau menggantikan posisi saya, saya akan memberikannya dengan senang hati. Karena ada di sini sebagai saya memang bukan hal yang mudah bagi saya sendiri. Saya pun tak tahu sebelumnya akan menjadi seseorang yang seperti ini, tapi inilah saya.

Terima kasih untuk waktunya...
28 Juni 2010

The Unfairness ( Part III )

Mereka tak tahu
Dan tak pernah tahu
Dan andai mereka tahu

Aku lelah...
Selalu resah...
Bahkan mengalah...

Jika mereka terjatuh,
Untuk apa mengeluh ?
Padaku...

Jika mereka tak butuh
Kenapa tak bunuh ?
Aku...

16 Juli 2009