Kamis, 07 Februari 2013

Meet Me on...

Tumblr : pleaseimbored.tumblr.com

Youtube : nopinopify

Twitter : @nopnopinop

Sabtu, 05 Januari 2013

Liburan : Gelap Terang Goa Pindul !

Eh, akhirnya pulang juga ke blog ini. Anyway, blog ini sedang dalam tahap renovasi jadi mohon dimaklumi. Soalnya beberapa waktu lalu, saya yang berniat mengganti template blog (mungkin) melakukan beberapa kesalahan. Ya, jadilah seperti ini, widget-widget kabur semua entah kemana. Dan belum sempet benerin blog yang udah cukup amburadul ini.

Well, liburan kali ini agak beda ya. Biasanya saya lebih banyak ditemenin sama Internet tiap kali libur panjang. Tapi kali ini --- we go back to nature! Yeay! Awalnya sih emang udah lama banget pengen maen sekeluarga kemana gitu. Tapi, lagi-lagi karena masalah ‘waktu’, rencana itu tinggalah rencana. Akhirnya libur semesteran tahun ini bener-bener diniatin HARUS MAIN *senyum puas*

My Mom is not really love to take a trip. Jadi, beliau pengennya ke tempat yang deket-deket aja. Agak kontras sama kami (re : Bapak, kakak dan saya) yang selalu excited setiap kali akan melakukan hal semacam ini, sebut saja --- liburan. Awalnya, Ibu saya mengusulkan Wonogiri sebagai tujuan kami. Katanya, di sana banyak obyek wisata yang belum banyak didatangi wisatawan mengingat sebenarnya kami memang pengen ke tempat yang bagus tapi nggak terlalu rame. Dan kitapun mengiyakan.

Beberapa hari kemudian, saya terlibat konversasi dengan kakak saya … Begini….

Kakak : ”eh, sebenernya di Jogja ada itu loh…goa. Bagus loh katanya. Mending ke situ aja deh ya daripada Wonogiri...”
Saya    : ”Ha?Goa apaan?”
Kayak  : ”Apa ya namanya? Pokoknya sekitar Gunungkidul…lupa namanya?

            Wait…wait….
            Goa? Di Gunungkidul? Kayak nggak asing gitu ya. Kayak pernah baca dimana gitu. Dan, beberapa menit kemudian baru ngeh! Ternyata, saya pernah baca di blog bang Indra Widjaya tentang goa ini karena dulu dia sempet ke sana dan diposting di blognya. Penasaran sama nama goanya, saya pun langsung buka HP dan nyari gampar-gambar dari blognya bang Indra Widjaya yang alhamdulillah saya simpen hahaha. Dan ketemulah namanya --- Goa Pindul!

Saya    : ”Goa Pindul bukan?” (menyodorkan HP saya dengan maksud supaya kakak saya bisa melihat foto bang Indra dengan papan bertuliskan Goa Pindul di belakangnya)
Kakak : ”Nah...iya! Goa Pindul!”

Usulan saya dan kakak pun diterima. Jadi, fix! Tujuan kami adalah kota pelajar, Yogyakarta *senyum kemenangan*. Sekalipun ini liburan panjang untuk para pelajar. Tapi tetep, kita sekeluarga nggak mungkin bisa kumpul kecuali hari MINGGU. Untung ya, ada hari Minggu.

Akhirnya, kami berangkat pada hari Minggu, kayaknya sih tanggal 16 Desember ya. Yang jelas itu sehari setelah terima rapor. Nah, berangkatkah kami yang terdiri dari saya, Bapak, Ibu, kakak, Budhe dan sepupu saya.

Saya excited banget karena :
  1. Akhirnya liburan!
  2. Saya mau ke Goa Pindul! FYI, Goa Pindul ini agak unik. Jadi, kalau goa-goa yg sebelumnya pernah saya masuki itu ya--- masuknya pake kaki alias jalan. Tapi kalau yang ini pake ban pemirsa! My very first time experience.

Sampai di Pindul....

Ternyata--- ramai sekali pemirsa! Kami musti antri untuk mendaftarkan diri. Jadi, di sini ada beberapa paket. Ada yang cuma masuk goa, masuk goa+rafting sampai paket homestay. Dan kami memilih ---- masuk goa saja! Padahal, jujur, saya pengen banget cobain rafting. Tapi berhubung dibutuhkan waktu yang cukup lama (sampai sore) untuk rafting ini, maka ya sudahlah. Masuk goa saja. Setelah mendaftar, kami harus mengunggu dulu sampai nama kami dipanggil mengingat yang antre waktu itu banyak banget. Hmmm

Finally, kami dipanggil dan siap ---- berubah! *ngaco* Siap untuk memulai petualangan, maksud saya. Kami pun segera mendekat ke arah guide kami yang sudah menyiapkan pelampung untuk kami. Nah, beginilah kenampakan kami dengan balutan pelampung orange nan ngejreng.











Kami mengikuti sang guide untuk menuju ke lokasi (re: goa). Dan ternyata masih jalan beberapa menit lagi untuk sampai ke sana. Kami berjalan sambil bawa ban yang mau kita pake. So much fun! 












 
Mulai masuk ke air. Sayangnya, pas masuk goa kamera nggak dibawa. Karena sempet ditakut-takuti petugas kalo ntar riskan jatuh kalo bannya kedorong-dorong yang lain. Taunya----- di dalem pada bawa kamera juga -____-




----Di dalem Goa---

Karena gak bawa kamera yaudahlahnya diceritain aja. Di sini ban kita ditarik sama guide kita dari depan. Dan mereka itu jago nyelam loh! *yaiyalah*. Yang mengejutkan adalah----di dalem ternyata rame buaaangert! Kata guide-nya, kalo Minggu emang kayak gitu. Jadi, untuk temen-temen yang mau ke sana, saya recommend untuk ambil hari selain Minggu. Biar syahdu petualangannya *halah*.

Intinya, Goa Pindul ada 2 zona, zona gelap dan zona terang. Zona gelap ada di tengah, sementara di ujung-ujungnya terang. Dan di sini, kami sempet diberi instruksi juga sebelum masuk, bahwa masuk ke sini ada aturannya. Berhubung tempat ini termasuk tempat yang dikeramatkan sama warga sekitar, jadi seinget saya ini sih yang perlu diperhatiin :
  1. Nggak boleh teriak-teriak di dalam goa.
  2. Nggak boleh ngucapin kata-kata yang kurang sopan
  3. Nggak boleh mengambil segala bentuk barang yang ada di goa (batu dan teman-temannya)
  4. Bagi cewek, harus dalam keadaan suci ( tidak sedang dalam halangan/ datang bulan)

---Yang Berkesan---
  1. Pas di Zona Gelap, it’s not really dark actually! Haha. Karena waktu itu rame banget dan lucunya, di dalem goa sempet kena traffic jam. Gila! Keren ya, ada macet juga di Goa Pindul. Berhubung banyak pengunjung, guide nya otomatis lebih banyak juga kan. Dengan begitu cahaya lampu senter makin banyak juga. Ya, begitulah. Zona gelap yang --- padat. Somehow, pada saat itu saya keinget sama film ”Journey To The Centre of The Earth” entah kenapa.

  1. Pas di zona terang terakhir (akses keluar) viewnya bagus banget. Jadi, bebatuan di atas kita itu bolong. Dan cahaya matahari bisa masuk ke dalam goa lewat lobang yang cukup besar itu. Dan di bebatuan sekitarnya, banyak hijau-hijau entah itu daun atau lumut yang kalo kena sinar matahari itu jadi bagus banget, ditambah air goanya. Teringat lagi sama satu film, entah apa namanya.

---Dan akhirnya keluar---




Jalan lagi ke tempat semula, tempat kita mendaftar....


Selesai di Pindul, kami bertolak ke tempat selanjutnya. Kemanakah itu? Baca ya ntar di postingan selanjutnya. Yang ini kepanjangan haha. Oh iya, makasih buat bang Indra Widjaya beserta blognya yang secara tidak langsung memberi info kepada kami.

Thank God, Mom and Dad. I love youuuuu :*







Minggu, 25 November 2012

Great 18! (Classmates’ Scenario)


Well, kemarin, 17 November, tepat 18 tahun saya ikut ngabisin oksigen di muka bumi ini. Nggak nyangka ya, saya sudah termasuk orang-orang yang ‘tua’ di antara teman-teman seangkatan saya. Ulang tanggal dan bulan di tahun ini ---- super impressive!

I’m so thankful…!
Ini serius, saya nggak nyangka dapet kejutan dari anak-anak kelas. Thank you SELATAN (read : sebutan untuk kelas saya). Ternyata, kemarin itu--- penuh dengan scenario. Jadi, begini ceritanya…

Pagi hari, matahari bersinar tanpa malu-malu. Udara pagi hari membuat saya bangkit dari kasur dan... ah, kelamaan kalau mulainya dari sini. Yang jelas, hari Sabtu kemarin itu sama saja dengan hari-hari Sabtu lainnya. Saya berangkat ke sekolah dan turut berpartisipasi dalam setiap pelajaran baik yang asyik maupun yang... ehm, nggak usah diperjelas mungkin ya.

Sepulang sekolah, seperti biasanya, July ( salah satu teman sekelas saya yang sangat baik hatinya) menawarkan saya untuk pulang bareng dia. But, something happen! Salah satu barang Juli (formulir Universitas) hilang dan saya turut mengitari kelas membantu Juli yang kebingungan. Anehnya, anak-anak kelas yang biasanya sepulang sekolah masih betah di kelas, nggak kelihatan --- entah ke mana.

Beberapa waktu kemudian...
Formulirnya Juli ketemu ’ndlesep’ di buku gambar. Oh God! Finally, kami keluar kelas dan berjala menuju parkiran. Setelah melewati koridor sekolah dan hampir mencapai parkiran, hap! Datanglah pasukan pemberani pembawa tali yang tiba-tiba mengerubung saya dan Juli. Mereka memegangi tangan saya, menali saya dengan tali yang saya rasa itu adalah tali pramuka yang mereka ambil dari sanggar pramuka, mungkin. Ternyata, Juli satu komplotan dengan mereka (yaiyalah). Saya sampai nggak sempat ngelihat siapa saja anggota pasukan anarkis itu karena saya sibuk sendiri berusaha melepaskan diri. Tapi tetep aja ya, mereka yang menang. -___-

Saya yang udah dikepung dan ditali ini ditarik-tarik persis buronan! Di bawa kemana saya? Hmmm.... ke belakang kelas saya yang disana (semacam taman sekolah mungkin ya) terdapat beberapa pohon dan --- apesnya, saya dicencang (read : ditali/ diikat dalam bahasa Jawa) pada sebuah pohon. Saya pun dibakar! (ya enggak lah ya)

Penderitaan saya nggak berhenti sampai di situ saja. Anak-anak kelas di depan saya ada yang ketawa-ketawa, ada yang ngelihat doang, yang jelas--- nggak ada yang bantuin saya untuk meloloskan diri. Beban mentalnya adalah---- waktu itu kan jam pulang sekolah, otomatis anak-anak sekolah saya juga pada pulang kan ya, nah! Banyaklah orang berlalu-lalang di sekitar saya dan saya bagaikan tersangka pelanggaran HAM berat yang sedang dihukum massa yang mengamuk membabi buta.

Nggak lama, datanglah pasukan kedua pembawa tepung yang dengan lancarnya menyiramkan tepung-tepung itu. Yang paling parah itu--- yang nyiram tepung dari depan. Entah siapa---saya nggak sempet merhatiin--- yang jelas itu tepung nyasar ke mata, hidung dan mulut. Bikin mata pedes, hidung gatel-gatel gimana gitu ya... dan pengen ngeludah soalnya tepung salah masuk ke mulut.

Secara tidak diduga-duga, dari belakang ada sesuatu pecah di punggung saya dan terasa dingin. Nyampe juga itu lembek-lembek kuning yang disebut telur ke tangan saya. Nah, kecampur deh tuh telur sama tepung. Baunya--- emm, kalo tahu adonan mendoan--- nah itu, persis! Masih, anak-anak terlihat puas memandang saya.

Setelah itu, datang lah pasukan ketiga. Ya Allah apa lagi ini?? Bukan kok, bukan pasukan anarkis. Mereka adalah pembawa kue ulang tahun dengan lilin-lilin di atasnya. Aaaa....terharu. I blew the candle, and we enjoy the cake. Tapi tetep, dalam keadaan terikat sama pohon. Tega nih pada!

Pas itu roti udah hampir habis, dua orang temen saya bantuin ngelepasin tali dan menghasut saya untuk ’ngasih kena’ cream-cream rotinya tadi ke temen-temen cewek yang udah terlihat menjaga jarak dengan saya yang belepotan. Apes! Cuma satu-dua yang kena. Itu pun nggak parah. Batal deh pembalasan dendamnya.

Lama-lama, anak-anak mulai nggak kelihatan. Nah, saya semakin mirip orang gila kan kalo gini. Juli yang bertanggung jawab atas kepulangan saya juga turut menghilang. Wah, parah. Tapi akhirnya ketemu juga di deket kamar mandi. Sekalian, saya mencoba membersihkan wajah dan baju saya. Tapi tetep ya, it doesn’t work. Akhirnya, kenampakan saya cukup bisa diperbaiki dengan tissue pemberian Puput.

Di deket kelas, saya sempet membersihkan diri lagi dengan air kran. Tapi ya, gitu --- nggak terlalu ngaruh. Akhirnya saya dianter pulang sama Juli yang mau menanggung beban mental (read: malu) karena musti boncengin orang belepotan adonan mendonan dengan aroma yang.... emm, jangan ditanya lah ya.

Saya pun sampai di rumah dengan selamat. Tapi---perjuangn rupanya belum berakhir. Ini justru perjuangan yang paling berat. Yep! Nyuci baju! Gila ya, seragam yang saya pakai sampai saya rendem 5 kali + rendem pakai air hangat 1 kali + rendam dengan pewangi beberapa jam. Hasilnya? Tuh masih nangkring di jemuran. Entah, nanti bau amisnya bakalan ilang atau nggak....

Well, despite your brutalism, I love the surprise, and --- I love you guys mumumuaah :*
Makasih ya anak-anak SELATAN semuanya dari absen 1 sampai 31. You guys really made my day ..

Rabu, 03 Oktober 2012

October Wishes !

Setelah menghilang selama --- emm --- sekitar dua bulanan, rasanya kangen juga yah nulis di sini. Well, welcome October! You know what, saya nunggu banget bulan ini. Dari bulan kemarin rasanya pengin banget deh kalau September di-skip aja. Kenapaaah? Karena Perahu Kertas akan berlayar bulan ini, tepatnya besok ! Berharap bisa nonton secepatnya. I'm sure that bagian kedua ini bakalan main emosi banget dan saya (mungkin) bakalan mewek. Yang jelas-- nggak sabar lihat Keenan ( Adipati) :))

Emm, ngomongin tentang October Wishes ---- ini dia :
1. Lancar sekolahnya. Bulan ini bulan ulangan. Bulan ini bulan tes. Mid-test nya tanggal 15 Oktober dan jujur --- saya belum ada greget buat belajar sama sekali.

2. Untuk my beloved sister yang akan segera melanglang buana ke ibukota. Semoga diberi kelancaran dan selamat untuk job barunya. I'm gonna miss her for sure :*

3. Gain weight . Yap! Lagi-lagi keinginan untuk sedikit lebih gendut itu belum terwujud.

4. Dear Crush --- emmm. Nggak mau ngomong deh :))

Well, have a nice month guys :))

Selasa, 10 Juli 2012

U N O


Udah baca post sebelumnya yang judulnya "An Old Friend." kan?

Nah, ada lanjutannya nih....
Jadi, kemarin --- Senin, 9 Juli 2012 pagi, saya lagi di depan TV, dan--- "Assalamu'alaikum...." terdengarlah suara manusia dari balik pintu. Eeh, si old friend of mine dateng lagi, namanya Astrid ( mengingat kemarin belum saya sebut namanya). Mungkin karena sebelumnya datengnya udah sore banget dan belum puas main, jadinya kemarin datengnya pagi-pagi banget :))

Ngobrooool sana sini, dan saya SMS temen saya kan yang namanya Inne. Sayang sekali itu SMS nggak dibales-bales. Padahal si Astrid ini pengen banget ketemu sama Inne, kangen katanya :')
Ya udah deh, kita lanjutin ngobrol sambil baca koran-koran basi yang ada di meja waktu itu, sambil dengerin playlist saya di HP, dan nyomot-nyomot camilan ini itu. Tek...tek...tek.... eh, ada pempek lewat. Beli deh kita berdua, dan makan berdua, yampuuun romantis yaa? :0

"Drrrrrrttttt" HP saya getar (suara HP getar yang bener gimana sih ?) -___-
h, pesan dari mbak Inne, ternyata tadi dia lagi nglatih paskib, that's why dia nggak bisa pegang HP. Dan ternyata dia udah di rumah --> kami (read : saya dan Astrid) langsung meluncur ke rumah Inne sekitar jam 12 gitu.

Nyampe di rumah Inne...
You know what?? Kita langsung main poker, hahahaaa
Jadi ceritanya Inne punya dua macam kartu, yang satu kartu remi biasa, tahu kan yang kenampakannyakayak gimana?

Dan yang satunya kartu UNO, tahu kan? Kalau main UNO itu keinget jaman SMP, dimana anak-anak F suka main UNO rame-rame dan saya selalu jadi penonton karena----jujur, saya nggak ngerti cara mainnya. Makanya kemarin waktu saya diajarin main UNO semangat banget, udah lumayan mudeng dan sempat menang dua kali meeheheheee *backsound - We Are The Champion :))

Akhirnya kita main UNO dan beberapa versi dari permainan kartu remi. Sekitar jam tiga
kita bertiga dilanda rasa lapar. Meluncurlah kita ke sebuah tempat makan. Hari itu berasa rakus banget deh. Sumpah ya, nggak ada yang nggak pesen lebih dari satu menu. Itu laper atau maruk ya? :0

Nggak ketinggalan, sambil makan main kartunya tetep jalan. Tapi nggak ada judi-judian loh ya di permainan ini hahaha. Nggak kerasa, makanan di meja ludes juga akhirnya---> itu artinya, main kartunya dilanjutin dan tambah seru.

Pas udah bosen main kartu, ini yang kita lakukan....

Punya Astrid yang kurang puncaknya doank



Astrid yang lagi masang puncak



Punya saya yang nggak pernah nyampe puncak dengan kartu UNO edisi "Snow White" *desperate

Nggak lupa, kita foto-foto just like idiots ---> setiap spot dijadiin tempat foto. Tapi tuh foto semua di kameranya si Astrid :0

Jam lima lebih ---> awalnya saya kira langit lagi mendung, eh ternyata emang beneran udah sore banget. Saya sama Astrid pulang ke rumah saya, sementara Inne pulang ke rumahnya (yaiyalaaah hahaha). Nyampe rumah, pas banget --> adzan Maghrib. Sekitar lima menit kemudian, si Astrid dijemput.

What a nice day...
Makasih ya udah ngajarin main UNO :))



Sabtu, 07 Juli 2012

An Old Friend.

Eh, jangan lupa baca postingan ini ya hahaha, di awal udah promosi duluan.

Emm, as you know, kemarin-kemarin kan komputer saya sekarat di saat lagi pengin banget nge-game. Kabar baiknya sih ya sekarang tuh komputer udah bener lagi berkat kakak sepupu saya yang betulin itu PC sekarat cuma dengan ---> membuka CPU ->ngambil memorinya -> ngelap tuh memori pake tissue -> dipasang lagi tuh memori di tempat semula -> nutup CPU -> ngidupin komputer nya dan---- wallllaaaaa ! Hidup juga akhirnya ! Alhamdulillah banget yaa :))
Oh, itu tadi kabar baiknya ya--- kabar buruknya, saya udah nggak pengen banget maen game.

Loh, kenapa jadi cerita ngalor ngidul gini ya? Padahal judul post ini kan An Old Friend.
Nah, kenapa "An Old Friend" ?
Karena --- hari Kamis kemarin, an old friend of mine dateng ke rumah. Waktu itu kira-kira sekitar jam 4 sorean lah. Saya lagi di kamar, beres-beres meja kamar yang selalu berantakan setelah tes --> masa liburan dan juga nggak pernah rapi meski nggak lagi tes atau liburan :0

Terus, denger ada suara orang di depan rumah. Yaa-- kirain orang lewat gitu kan ya. Eh, kakak saya manggil-manggil saya. Keluarlah saya dan--- hiaaah, terlihatlah sesosok perempuan yang sekarang tambah tinggi banget, padahal dulu paling cuma selisih berapa sentimeter gitu.

Kangen banget. Kalo gak salah terakhir ketemu itu puasa tahun lalu. Wih, lama banget ya? Ini aja udah mau puasa lagi. Jadi, dia itu temen SMP. Tapi, pas kelas dua (kayaknya sih, agak lupa juga soalnya) dianya pindah ke Jogja---sampe sekarang.

Yep, it was not surprising actually. Karena sebelumnya emang kita udah kontak dan dia bilang mau maen ke rumah. Tapi lama nggak dateng, saya pikir nggak jadi. Eh datanglah dia *girang
Langsung deh, setelah itu kamar saya jadi penuh makanan--- camilan ini itu. Kamar yang tadinya nggak begitu rapih jadi tambah acak adut.

Ngobrol ke sana ke mari tak henti henti hahahaa. Dan selalu ya, kalau ketemu itu pasti ngomonginnya yang dulu-dulu. Nginget-inget yang dulu-dulu --- dan ujungnya --> selalu ketawa, menertawakan diri kami sendiri di masa SMP. Ohh, jaman SMP duluuu. Pengin deh rasanya balik SMP, rasanya sekolah itu bebannya nggak berat. Ya banyak juga sih tugasnya, banyak juga sih ulangan-ulangannya, tapi rasanya enak aja---nggak ada beban, nggak kayak sekarang :0

Lanjut yee...
Sayangnya, dia dateng udah sore banget. Dan di tengah-tengah kesempitan waktu itu, saya sempat mandi dulu. Dan kata dia mandi saya lama banget, padahal nggak juga deh *membela diri itu penting. Alhasil, waktu kami untuk cuap cuap makin dikit.

Sehabis Maghriban, dia pamit pulang. Disuruh nginep tapi nggak mau. Ya udah deh. Dan dia memberikan sedikit misteri setelah kepulangannya. Jadi--- she gave me something, and there's something inside that 'something'. Aduh, saya sendiri juga bingung.
Begitulah ceritanya...





Jumat, 06 Juli 2012

PRE-ORDER KAOS MY CHEMICAL ROMANCE


Yuk diorder :))






SPESIFIKASI

HARGA : Rp. 70.000,- (lengan pendek), Rp.75.000,- (lengan panjang) ---> belum termasuk ongkir

BAHAN : KATUN COMBED

AVAILABLE COLOUR : BLACK

AVAILABLE SIZE : S,M,L (cewek) --- S,M,L (cowok)

SISTEM PRE ORDER (BUKAN READY STOCK) ---> PESAN, BAYAR, PRODUKSI, KIRIM

MINAT? LANSUNG HUBUNGI 085 642 123 524



Selasa, 03 Juli 2012

Udah ah Hiatusnya !

Heeeyyy readers...
Lama nggak berkutat sama blog jadi kangen banget kebiasaan blogging dan blogwalking sampe malem. Akhirnya ya bisa balik lagi ke sini setelah hiatus cukup lama. Oyaa, ini udah masuk liburan panjang minggu kedua. Jadi, gimana liburannya? Biasa --- biasa banget malah. Banyak ngabisin waktu di rumah. Main game, nonton TV, nonton film, internetan gak jelas, begitulaah.

Oyaah, ngomong-ngomong soal games, jadi kesel sendiri bawaannya. Kemarin malem tuh ya pas mau ngidupin komputer, CPUnya bunyi tuuut---tuuut---tuuut--- gak berenti-berenti, dan monitornya nggak mau hidup. Tak coba sampe 6 kali, dan pada percobaan yang terakhir (read : yang ke enam), ibuk bilang yang dalam bahasa Indonesianya :

"Mbok udah, malem-malem nggak usah nge-game, berisik itu ! Matiin cepet!"

Kalo udah gitu, ya udah nggak bisa ngalahin donk ya. Mati deh itu komputer sampe sekarang dan nggak tahu rusak apanya, apalagi benerinnya. And the problem is, games saya di situ semuaaah. Mana liburan masih panjang.

Yaudah deh yaaaa :(

Kamis, 28 Juni 2012

Aku dan Tuhan

Berdiri di sini, sendirian saja....
Bola-bola lampu sepanjang jalan meredup mengiring langkah-langkah pendekku....
Aku takut melangkah, aku takut menginjakkan kakiku di tempat yang salah, lagi....
Rasanya aku ingin berhenti saja...
Tapi mereka bilang, "Kamu sudah sejauh ini, teruslah berjalan..."
Ayolah, aku sudah cukup lama melambatkan langkahku di tempat ini, di persimpangan ini...
Aku tak tahu ke arah mana lagi kakiku harus berayun...
Terlalu banyak pilihan, dan aku takut...
Aku terlalu takut untuk memilih...

Tuhan...
Bisikkan padaku, tunjukkan padaku...
Saat Kau melempar kerikil-kerikil kecil di sepanjang jalan...
Lalu aku tersandung dan terjatuh dibuatnya,
Dan tak lama aku akan bertanya-tanya...
"Inikah artinya Tuhan masih menyayangiku?"
Bibirku akan terkatup sesaat, sebelum akhirnya aku berkata lagi,
"Atau Dia membenciku...?"

Lalu seseorang akan datang, menepuk pundakku dan berkata,
"Dia sangat menyayangimu, Dia ingin kamu belajar, Dia ingin kamu menjadi tegar, Dia ingin kamu tahu bahwa kamu kuat, maka dijatuhkannya kamu, untuk kemudian bangkit lagi"
Dan aku pun tersenyum

Terima kasih, Tuhan....

Kamis, 17 Mei 2012

Awas, Ada Hacker !

Ah, posting juga ya akhirnya setelah sekian lama ber-hibernasi. Selain jarang buka blog, akhir-akhir ini memang ada sedikit masalah sama blog saya. Entah kenapa, setiap kali mau masuk, pasti failed. Gara-garanya cuma satu, password salah. Dan di bawahnya ada tulisan "kata sandi anda telah diubah 6 bulan yang lalu...", ya semacam itulah, saya nggak ingat kalimat persisnya seperti apa.

Dan ini bukan yang kali pertama saya menemui masalah seperti ini -_______-
Mungkin udah 3 kali selalu seperti ini, resikonya ---- selalu me-reset ulang sandi.
Saya nggak yakin kalau kejadian semacam ini nggak akan terulang lagi nantinya *negative thinking
Untungnya sih tuh hacker enggak posting macem-macem.

Bagi kalian, temen-temen, kakak-kakak, om-om, dan ibu-ibu semuanya yang blognya pernah di hack, gimana ya caranya biar blog kita aman terlindungi dari para penjahat dunia maya itu?

Tolong ya bantuannya, really need your help ! Demi terciptanya kedamaian dan ketentraman di blogger-neighborhood ini, hahahaaa